Cara Mengetahui Usaha Untung atau Rugi Sebenarnya

Temukan cara mengetahui usaha untung atau rugi dengan tepat melalui perhitungan laba rugi, analisis cash flow, dan evaluasi keuangan bisnis.

Published

Writer

HastaPrada

partner-bisnis-yang-sedang-menentukan-bentuk-badan-usaha-yang-tepat

Banyak pemilik usaha merasa penjualan ramai, tetapi uang di rekening tetap tipis. Kondisi ini sering menimbulkan pertanyaan: apakah usaha sebenarnya untung atau rugi? Jawabannya tidak cukup dilihat dari saldo kas atau omzet saja. Cara mengetahui usaha untung atau rugi yang benar harus menggunakan pendekatan accounting melalui laporan laba rugi, arus kas, dan evaluasi biaya secara menyeluruh.

Cara Mengetahui Usaha Untung atau Rugi dengan Benar

Cara mengetahui usaha untung atau rugi adalah dengan membandingkan total pendapatan dengan seluruh biaya dalam periode tertentu, biasanya bulanan. Jika pendapatan lebih besar dari total biaya, usaha berarti untung. Jika biaya lebih besar dari pendapatan, usaha mengalami rugi.

Namun dalam praktiknya, ada beberapa langkah penting agar hasilnya akurat.

1. Hitung Total Pendapatan

Pendapatan adalah seluruh pemasukan dari penjualan produk atau jasa dalam satu periode. Contohnya:

  • Penjualan tunai

  • Penjualan transfer

  • Penjualan kredit yang sudah tercatat

Jangan hanya menghitung uang yang masuk ke rekening, karena ada transaksi yang belum dibayar pelanggan tetapi sudah menjadi penjualan.

Baca Juga: Laporan Keuangan Dasar Untuk Usaha Makanan dan Minuman

2. Kurangi Harga Pokok Penjualan (HPP)

Jika Anda menjual barang, hitung biaya langsung yang terkait dengan produk, seperti:

  • Bahan baku

  • Biaya produksi

  • Ongkos supplier

  • Kemasan produk

Rumus sederhananya: 

Laba Kotor = Pendapatan - HPP

3. Kurangi Beban Operasional

Setelah itu, hitung seluruh biaya operasional bisnis seperti:

  • Gaji karyawan

  • Sewa tempat

  • Listrik dan internet

  • Biaya iklan

  • Transportasi

  • Software atau tools bisnis

Rumusnya:

Laba Bersih = Laba Kotor - Beban Operasional

Jika hasil akhirnya positif, bisnis untung. Jika negatif, bisnis rugi.

Kenapa Omzet Besar Belum Tentu Untung?

Banyak owner mengira omzet tinggi berarti bisnis sehat. Padahal belum tentu.

Contoh:

  • Omzet bulanan: Rp100 juta

  • HPP: Rp65 juta

  • Gaji + sewa + iklan: Rp40 juta 

Maka hasilnya: 

Rp100 juta - Rp65 juta - Rp40 juta = Rugi Rp5 juta 

Artinya bisnis ramai, tetapi secara accounting masih rugi.

Ini sebabnya omzet tidak boleh dijadikan satu-satunya indikator keberhasilan usaha.

Tanda Usaha Untung Secara Sehat

Usaha yang benar-benar untung biasanya memiliki ciri berikut:

1. Cash Flow Positif

Uang kas tetap tersedia setelah membayar seluruh kewajiban rutin bisnis setiap bulan. Kondisi ini menunjukkan usaha memiliki perputaran dana yang sehat dan operasional berjalan stabil.

2. Margin Laba Stabil

Keuntungan yang diperoleh tidak habis karena diskon berlebihan atau biaya operasional yang terus naik. Margin yang stabil menandakan harga jual dan struktur biaya sudah dikelola dengan baik.

3. Bisa Menabung dan Berkembang

Bisnis masih memiliki sisa dana untuk disimpan atau diputar kembali ke dalam usaha. Dana tersebut bisa digunakan untuk ekspansi, menambah stok, atau investasi peralatan baru.

4. Tidak Bergantung pada Utang Harian

Usaha tidak perlu terus-menerus memakai pinjaman untuk menutup kebutuhan operasional harian. Jika bisnis terlalu bergantung pada utang, profitabilitas perlu dievaluasi kembali.

Tanda Usaha Sebenarnya Rugi Meski Terlihat Ramai

Beberapa usaha tampak sibuk, tetapi diam-diam merugi. Waspadai tanda berikut:

  • Penjualan naik tetapi kas kosong

  • Tagihan supplier menumpuk

  • Gaji dibayar dari pinjaman pribadi 

  • Tidak tahu angka laba tiap bulan 

  • Harga jual terlalu rendah

  • Biaya iklan lebih besar dari hasil penjualan

Jika kondisi ini terjadi, segera lakukan review keuangan.

Cara Mengecek Untung Rugi Usaha Setiap Bulan

Agar bisnis lebih terkontrol, lakukan evaluasi bulanan dengan langkah berikut:

1. Catat Semua Transaksi

Setiap pemasukan dan pengeluaran harus dicatat agar angka keuangan tidak hanya berdasarkan perkiraan. Gunakan spreadsheet atau software accounting supaya data lebih rapi, mudah dicek, dan minim kesalahan.

2. Pisahkan Uang Pribadi dan Uang Bisnis 

Mencampur uang pribadi dengan uang usaha adalah kesalahan paling umum pada UMKM. Jika tidak dipisahkan, Anda akan sulit mengetahui laba bersih dan kondisi kas bisnis yang sebenarnya. 

3. Buat Laporan Laba Rugi Bulanan

Laporan laba rugi membantu melihat apakah usaha menghasilkan keuntungan atau justru merugi dalam satu periode. Minimal masukkan pendapatan, harga pokok penjualan, biaya operasional, dan laba bersih.

4. Bandingkan Antar Bulan

Membandingkan hasil tiap bulan membantu melihat tren pertumbuhan bisnis secara objektif. Dari sini Anda bisa mengetahui apakah profit meningkat, stagnan, atau mulai menurun.

5. Konsultasikan Jika Angka Tidak Sehat

Jika margin terus turun, biaya membengkak, atau kas sering kosong, maka perlu evaluasi lebih mendalam. Konsultasi dengan profesional dapat membantu menemukan akar masalah dan solusi yang tepat.

Baca Juga: Daftar Lengkap Penghasilan yang Dikenakan PPh Final

Kenapa Banyak Bisnis Salah Menghitung Profit?

Ada beberapa kesalahan umum: 

  1. Menganggap semua uang masuk sebagai untung

  2. Tidak memasukkan biaya kecil seperti ongkir dan admin fee

  3. Tidak penyusutan alat

  4. Harga jual tidak memperhitungkan biaya penuh

  5. Tidak mencatat piutang pelanggan

Kesalahan kecil ini bisa membuat owner merasa untung, padahal sebenarnya rugi. 

Saatnya Cek Kondisi Keuangan Bisnis Anda 

Cara untuk mengetahui usaha untung atau rugi tidak bisa hanya melihat omzet atau saldo rekening. Anda perlu menghitung pendapatan, HPP, biaya operasional, dan memantau cash flow secara rutin. Dengan laporan keuangan yang rapi, Anda bisa tahu kondisi bisnis sebenarnya dan mengambil keputusan lebih cepat. 

Jika Anda masih membutuhkan bantuan untuk kondisi keuangan bisnis Anda, konsultasikan bersama expert konsultan pajak HastaPrada disini agar usaha Anda aman dan patuh pajak. 

MENU

CLOSE

MENU

CLOSE

MENU

CLOSE